filsafat materi 12


MENGINDENTIFIKASI DAN MENGANALISI PENDIDIKAN
DI ERA REVOLUSI MENTAL



1. PENGERTIAN REVOLUSI MENTAL
Revolusi mental: membangun jiwa merdeka menuju bangsa besar” Dalam  kehidupan sehari-hari, praktek revolusi mental  adalah menjadi manusia yang berrintegritas, mau bekerja keraas, dan punya semangatgotong royong”
revolusi mental adalah suatu gerakan untuk mengembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemaauan baja,bersemangat elang raja wai, berjiwa apayang menyala-nyala.

2. PENDIDIKAN DALAM REVOLUSI MENTAL
Pendidikaan revolui  mental  mewujudkan dalam pendidikaan formal, informal dan non formal kita. Pertanyaan ini semcam seiring dengan kecemasan kita para orang tua  terhdap masa depan putra-putri kita, anak generasi masa depan indonesi ketika berhadapan dengan tantangan globaisasi.
Ada tiga hal penting yang perlu menjadi focus perhatian dalam pembangaunan pendidikan kita. Pertama ketersediaan dan kecukupan fasilitas untu menunjang terlaksananya pendidikan bagi para siswa-siswi disemua daerah Indonesia. 

3. REALISASI  SPIRIT REVOLUSI MENTAL DAN NEGARA
Dari uraian yang penulis paparkan dapat disimpulkan beberapa informasi bahwa:
1. Membangun Kepribadian Sosial dan Budaya Indonesia Baru harus dilakukan dengan revolusi     mental.
2. Revolusi mental merupakan gerakan hidup baru bangsa Indonesia dalam upaya mengubah cara pandang, cara berpikir dan bekerja yang selama ini buruk.
3. Revolusi mental tersebut dapat dilakukan tidak lagi hanya dengan sosialisasi melainkan melalui proses pendidikan baik melalui pembelajaran maupun penerapan karakter yang merupakan kepribadian dan budaya Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
4. Dengan dilaksanakannya revolusi mental melalui proses pendidikan tujuan revolusi mental dapat diwujudkan menjadi kenyataan. Lakukanlah revolusi mental mulai dari pribadi, rumah tangga, keluarga, masyarakat dan lembaga pendidikan, melalui pembiasaan setiap hari dengan pendidikan karakter bangsa Indonesia yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila, yang mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga mereka memiliki nilai dan karakter sebagai karakter dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya, sebagai anggota masyarakat dan warga negara yang religius, nasionalis, produktif, dan kreatif.
4.STRATEGI REVOLUSI MENTAL DAN PENDIDIKAN
Strategi pendidikan yang telah disusun oleh Pusat Kurikulum Kemendikbud berorientasi pada karakter ini melalui empat hal yakni pembelajaran (teaching), keteladanan (modelling), penguatan (reinforcing) dan pembiasaan (habituating). Nilai-nilai dalam pendidikan karakter diambil dari empat sumber utama yakni: agama, budaya, Pancasila dan tujuan pendidikan. Kemendikbud juga telah menetapkan 18 nilai utama dalam pendidikan karakter yakni relijius, jujur, toleransi, disiplin, kerja-keras, mandiri, demokratis, ingin-tahu, semangat-kebangsaan, cinta-tanah-air, menghargai-prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta-damai, gemar-membaca, peduli-lingkungan, peduli-sosial, dan tanggung-jawab.

rangkuman
Revolusi mental yaitu membangun jiwa merdeka menuju bangsa yang besar, “dalam kehidupan sehari-hari, praktek revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras dan mau bergotong royong,Strategi itu mewajibkan lembaga pendidikan memiliki sistem yang memungkinkan mereka terbuka terhadap situasi dan tantangan baru serta berani terus-menerus menghadapi tantangan baru yang menghadang dalam proses pendidikan yang menjadi kinerja khasnya.kini perluh  diajarkan   nilai-nilai integritas itu secara nyata bukan sekedar teory-teory.

Strategi pendidikan yang telah disusun oleh Pusat Kurikulum Kemendikbud berorientasi pada karakter ini melalui empat hal yakni pembelajaran (teaching), keteladanan (modelling), penguatan (reinforcing) dan pembiasaan (habituating).

sumber
Koesoema, A, Doni, 2011. Strategi Pendidikan Karakter Revolusi Mental dalam Lembaga pendidikan, Yogyakarta: Kanisius
Latif, Yudi. 2014. Keharusan Revolisi Mental. Jakarta: Institut Dharma Mahardika.
 Cholish. A. 2015. Konsep dan Implementasi Revolusi Mental dalam Perspektif Kebangsaan. Jakarta: Ganggas Media.

Komentar

Postingan Populer