filsafat materi 11


PANCASILA SEBAGAI SEBUAH FILSAFATPENDIDIKAN NASIONAL

1 1. PENGERTIAN DAN SEJARAH FILSAFAT PANCASILA

Dalam halini ada bebebrapa pendapat yang antara lain mengatakan bahwa apada hakikat nya sukar sekali memberikan defenisi mengenai flsafat karena tidak ada definisi yang definitive. Sebenarnya pendapat yang demikian ini tdak hanya mengenai filsafat saja akan tetapi mengenai filsafat lain. Terhadap berbagai kata berikut ini missal nya ekonomo, hukum, politik kbudayaan Negara masyarakat manussia, juga terdapat defenisi tujuan bemacam-macam pula.
Pengertian menurut arti kata, kata filasafat dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa yunani terdiri dari kata philein artinya cinta dan shopia artinya kebijaksanaan. Filsafaat berarti cinta kebijaksanaanm, cinta artinya hasrat yang besar  atau yang berkobar-kobar atau yang sungguh- sungguh. Kebijaksanaan artinya kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguh nya. Filsafat berarti hastrat  atau keinginan yang sesungguh nya akan kebenaraan sejati.

Ada berbagai aliran di dalam filsafaat ada suatu bukti bahwa bermacam-macam pendapat yang khusus yang berbeda satu sama lainnya missal :

a.       Rationalism menggunakan akal
b.      Meterealisme menggunakan materi
c.       Idealism menggunkaan idea
d.      Stoicism menggunkan kesenangan


2.
Landasan filosofis filsafat pancasila ontology epistemilogi, dan aksiologi
a.Ontology adalah cabang ( metafisika umum) yang mempelajari atau membahas tentang hakikat adanya segala sesuatu yang ada secar komprehensif.  Contoh :  tentang apa yang di baahaas atau di permasalahan dalam ontology antara lain : apakah hakikat yang ada ( realitas itu) bersifat material ataau ideal ? Apakah yang ada itu menetap atau berubah?  Jawabaan terhdap pertayaan itu tentu tidak satu melaainkan berbedaa-beda.
b Epistemology daalah filsafat yang mempelajari atau membahas tentaang hakikat pengetaahuan. Persoalan yang dibahas dalam epistemology antaaraa lain mengenali sumber-sumber pengetahuaan, cara memperoleh pengeaahuaan, kriteria kebenaran pengetahuan.
c.  Aksiologi adalh cabaang filsafat yang mempelajri atau mmbahas tentang hakikat nilai. Aksiologi terdiri dari  etika adalh cabang filsafat ( bagi aksiologi) yang mempelaajrai ataau membahaas tentang hakikat baaik jahatnyaa perbuatan manusia.

3. Pancasila sebagai weltanschauung bangsa indonesia
            Pancasila sebagai weltanschuung adalah nilai-nilai falsafah yang sudah ada sejak lama tertanam kuat dalam kebudayaan masayarakat Nusantara sebagai sistem kebenaran dan sistem keyakinan yang di pegang dan dianut oleh masyarakatnya yang bertebaran di seluruh bumi nusantara. Sistem kebenaran dan keyakinan itu telah di perjuangkan oleh masyarakat Nusantara sehingga harus dibulatkan di dalam hati dan pikiran sebPancasila sebagai welstanchauung pandangan hidup bangsa harus selalu menjadi sebuah rezim ide dalam perjuangan bersama untuk menghimpun, merangkul dan mensistesikan sebuah sistem semesta yang luas, umum, padu dan utuh dalam kebinekaanya, sehingga harus berjuang dan bekerja mati-matian untuk me realiteitkan weltanschauung nya itu di dalam hidup masyarakat dan bangsa.

4.Pendidikan dalam perspektif pancasila
Fungsi pancasila sebgaai landasan pemikiran dan pelaksanaan pendidikan di indonesia danpat dipandang bahwa sudah ada landasan filosofis dalam pendidikan di indonesia, namun secara formal belum belum disebut sebagai dasar filsafat pendidikan karena secara formal memang belum digunakan istilah filsaaft pendidikan dalam sistem pendidikan di indonesia. Namun kalau dikaji lebih mendalam hakikat pancasila sudah mengandung berbagai terminology baik dalam filsafat umum maupun dalam filsafat pendidikan
 Pancasila sebagai filsafat diyakini sebagai sesuatu yang bersifat universal, sehingga aliran filsafat maupun filsafat pendidikan yang ada di dunia sudah tercakup dalam pancasila,baik dalam keseluruhan pancasila maupun dalam tiap silanya. Dalam menetapkan arti pendidikan, tujuan pendidikan dan materi pendidikan misalnya secara sadar atau tidak paling tidak telah menggunakan filsafat manusia, filsafat logika, filsafat etika, filsafat ilmu dan filsafat pendidikan. Meskipun tidak secara ekspilit pancasila ditetapkan sebagai filsafat pendidikan di indonesia, namun dalam kenyataanya pancasila telah ditetapkan sebgaai landasan berfikir pendidikan.Baik dalam bentuk undang-undang maupun dalam praktik penyelenggaraanya.

rangkuman 
Jadi dapat disimpulkan bahwa filsafat pancasila adalah bagian dari cabang filsafat yang berguna sebagai pedoman manusia Indonesia dalam menjalankan hidup yang bermasyarakat, menentukan sikap dan tingkah laku sehari-hari.Ontologi ialah penyelidikan hakikat ada ( esensi ) dan keberadaan ( eksistensi ) segalasesuatu alam semesta, fisik, psikis, spiritual, metafisik, termasuk kehidupan sesudah matidan Tuhan.landasan Epistemologi Pancasila adalah landasan yang mengarah kepada bagaimana terciptanya sesuatu benda, darimana sumbernya dan hal-hal lain.mengarah ke ilmu pengetahuan dan pendidikan untuk bisa menafsirkan bagaimana terciptanya atau terbentuknya benda-benda yang ada di sekitar.landsan Aksiologis pancasila adalah landasan yang membahas tentang tata cara hidup di indonesia yang bisa disebut dengan aturan atau nilai, nilai yang berlaku di Indonesia seperti etika, sosial, budaya, keagamaan.pancasila sebagai weltanschauung adalah pancasila sebagai ideoelogi negara, yakni harapan bangsa indonesia untuk menjadi bangsa yang maju dari sebelumnya.
pancasila sebagai weltanschauung adalah pancasila sebagai ideoelogi negara, yakni harapan bangsa indonesia untuk menjadi bangsa yang maju dari sebelumnya.pendidikan dalam filsafat pancasila adalah pancasila itu sendiri, yang mana dalam kehidupan sehari-hari manusia indonesia pancasila dijadikan pedoman atau dasar pijakan untuk memecahkan masalah, dan pancasila juga menjadi kunci utama dalam menentukan kurikulum dalam pendidikan 

    sumber 
Filsafat Pendidikan : Manusia, Filsafat dan Pendidikan. Jalaluddin , Abdullah Idi. Jakarta. Rajawali
 Pers. 2013
Filsafat Pendidikan : Pengantar Filsafat IPS Kontemporer. Septian Aji Permana
 . Yogyakarta.Cognitora. 2017
Filsafat Pendidikan. Soegiono, Tamsil Muis. Bandung. PT Remaja Rosdakarya. 2012 

Komentar

Postingan Populer