Hakikat dan teori teori kebenaran dan nilai
1.konsep pengetahuan
Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diperoleh dari persentuhan panca indra terhadapa objek tertentu. Pengetahuan pada dasarnya merupakan hasil dari, melihat, mendengar, merasakan, dan berfikir yang menjadi dasar manusia dan bersikap dan bertindak.
Jadi pengetahuan dapat di ketahui dari kehidupan dalam kegiatan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
2.Konsep nilai
Nilai artinya sifat-sifat (hal-hal) yang penting atau berguna bagi kemanusian. Maksudnya kualitas yang memang membangkitkan respon penghargaan, nilai itu praktis dan efektif dalam jiwa dan tindakan manusia dan melembaga secara obyektif didalam masyarakat.
Nilai merupakan suatu hal yang praktis dan efektif dalam kehidupan manusia.
3.Teori pengetahuan dan nilai
1.teori pengetahuan (epistemologi)
Epistemologi atau teori pengetahuan yang berhubungan dengan hakikat ilmu pengetahuan, pengadaian - penggadaian dasar-dasarnya serta pertanggung jawaban atas pertayaan mengenai pengetahuan yg dimiliki oleh setiap menusia.
Pengetahuan tersebut diperoleh manusia melalui akal dan panca indra dengan berbagai metode diantaranya :
•metode induktif
•metode deduktif
•metode positivisme
•metode dialektis
Metode metode untuk memperoleh pengetahuan:
a) empirisme
Empiris suatu cara atau metode dalam filsafat yang mendasar cara memperoleh pengetahuan dengan melalui pengalaman.
b) rasionalisme
Rasionalisme berpendirian bahwa sumber pengetahuan terletak pada akal.
c) fenomenalisme
Bapak fenomenalisme adalah immanuel kant. Kant membuat uraian tentang pengalaman.
d) intusionisme
Menurut bregson, instusi adalah suatu sarana untuk mengetahui secara langsung dan seketika. Instusionisme tidak meningkati nilai pengalaman inderawi yg biasa dan pengetahuan yg di simpulkan darinya.
e) dialektis
Yaitu tahap logika yg mengajarkan kaidah-kaidah dan metode peraturan serta analisis sistematik tentang ide untuk mencapai apa yg terkandung dalam pandangan.
2.teori nilai ( aksiologi )
Terdapat dua kategori dasar axiologi:
a. Objectivisme, yaitu penilaian terhadap suatu yg dilakukan adanya sesuai keadaan objrk yg dinilai.
b. Subjective., yaitu penilaian terhadap sesuatu dimana dalam proses penilaian terdapat unsur intuisi (perasaan).
Dari sini muncul 4 pendekatan etika, yaitu
1. Teori nilai intuitif
teori ini berpandangan bahwa sukar jika tidak bisa di katakan mustahil untuk mendepenisikan suatu perangkat nilai yang absolute.
2. Teori nilai rasional
Bagaimana mereka janganlah percaya nilai yang bersifat obyektif dan murni independen dari manusia
3. Teori nilai alamiah
Nilai menurutnya di ciptakan manusia bersama dengan kebutuhan kebutuhan dan asrat astrat yang di alami.
4. Teori nilai emotif
Jika aliran sebelumnya menentukan konsep nilai dengan status kognitifnya maka teori ini memandang bahwa konsep moral dan etika bukanlah suatu keputusan paktual tetapi hanya merupakan ekspresi, emosi, dan tingkahlaku.
Sumber:
1.https://van88.wordpress.com/ruang-lingkup-metode-pembagian-dan-beda-filsafat-dengan-ilmu-agama/
2.https://rifkaputrika.wordpress.com/2013/03/29/iad/
3.https://www.academia.edu/12457401/Teori_Pengetahuan_dan_Teori_Nilai
Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diperoleh dari persentuhan panca indra terhadapa objek tertentu. Pengetahuan pada dasarnya merupakan hasil dari, melihat, mendengar, merasakan, dan berfikir yang menjadi dasar manusia dan bersikap dan bertindak.
Jadi pengetahuan dapat di ketahui dari kehidupan dalam kegiatan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
2.Konsep nilai
Nilai artinya sifat-sifat (hal-hal) yang penting atau berguna bagi kemanusian. Maksudnya kualitas yang memang membangkitkan respon penghargaan, nilai itu praktis dan efektif dalam jiwa dan tindakan manusia dan melembaga secara obyektif didalam masyarakat.
Nilai merupakan suatu hal yang praktis dan efektif dalam kehidupan manusia.
3.Teori pengetahuan dan nilai
1.teori pengetahuan (epistemologi)
Epistemologi atau teori pengetahuan yang berhubungan dengan hakikat ilmu pengetahuan, pengadaian - penggadaian dasar-dasarnya serta pertanggung jawaban atas pertayaan mengenai pengetahuan yg dimiliki oleh setiap menusia.
Pengetahuan tersebut diperoleh manusia melalui akal dan panca indra dengan berbagai metode diantaranya :
•metode induktif
•metode deduktif
•metode positivisme
•metode dialektis
Metode metode untuk memperoleh pengetahuan:
a) empirisme
Empiris suatu cara atau metode dalam filsafat yang mendasar cara memperoleh pengetahuan dengan melalui pengalaman.
b) rasionalisme
Rasionalisme berpendirian bahwa sumber pengetahuan terletak pada akal.
c) fenomenalisme
Bapak fenomenalisme adalah immanuel kant. Kant membuat uraian tentang pengalaman.
d) intusionisme
Menurut bregson, instusi adalah suatu sarana untuk mengetahui secara langsung dan seketika. Instusionisme tidak meningkati nilai pengalaman inderawi yg biasa dan pengetahuan yg di simpulkan darinya.
e) dialektis
Yaitu tahap logika yg mengajarkan kaidah-kaidah dan metode peraturan serta analisis sistematik tentang ide untuk mencapai apa yg terkandung dalam pandangan.
2.teori nilai ( aksiologi )
Terdapat dua kategori dasar axiologi:
a. Objectivisme, yaitu penilaian terhadap suatu yg dilakukan adanya sesuai keadaan objrk yg dinilai.
b. Subjective., yaitu penilaian terhadap sesuatu dimana dalam proses penilaian terdapat unsur intuisi (perasaan).
Dari sini muncul 4 pendekatan etika, yaitu
1. Teori nilai intuitif
teori ini berpandangan bahwa sukar jika tidak bisa di katakan mustahil untuk mendepenisikan suatu perangkat nilai yang absolute.
2. Teori nilai rasional
Bagaimana mereka janganlah percaya nilai yang bersifat obyektif dan murni independen dari manusia
3. Teori nilai alamiah
Nilai menurutnya di ciptakan manusia bersama dengan kebutuhan kebutuhan dan asrat astrat yang di alami.
4. Teori nilai emotif
Jika aliran sebelumnya menentukan konsep nilai dengan status kognitifnya maka teori ini memandang bahwa konsep moral dan etika bukanlah suatu keputusan paktual tetapi hanya merupakan ekspresi, emosi, dan tingkahlaku.
Sumber:
1.https://van88.wordpress.com/ruang-lingkup-metode-pembagian-dan-beda-filsafat-dengan-ilmu-agama/
2.https://rifkaputrika.wordpress.com/2013/03/29/iad/
3.https://www.academia.edu/12457401/Teori_Pengetahuan_dan_Teori_Nilai

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusCoba berikan contoh tentang metode empirisme
BalasHapus